Langit trasa mendung disekitarku.
Aku mrasa ada sebuah pertanda.
kemarahan, kecewaan, kesedihan seseorg.
Terpendam dlm hati yang tak di akui.
Itulah yang kurasa sekarang.
Entah bgmana aq membuktikan.
Seribu satu cara tlah kulalui.
Aku hampir ptus asa dengan ini.
Tapi karna cinta, kasih, sayang.
Terlahirlah sebuah semangat baru.
Aku bersyukur kpdNya.
Dia tlah memberi petunjuk.
Tak ada yg bisa kuberikan.
Untuk membalas kebaikanNya
Kamis, 12 Maret 2009
Selasa, 16 Desember 2008
Mentari pagi tak brseri-seri.
Burung-burung tak bernyanyi.
Hanya gelapnya awan yang memayungi.
Di atas bayang-bayang diri sendiri.
Malam tlah tenggelam.
Pagi datang mencekam.
Kegelisahan hati tak kunjung hilang.
Kini ku masuk dalam dunia yang kejam.
Kesendirian terus menghantui.
Hingga penyesalan datang kembali.
Smua yang ku sayangi tlah pergi.
Kini tinggal aku seorang diri.
Hari demi hari ku lalui.
Tanpa ada tujuan yang pasti.
Sunyi.....
Sepi.....di hari istimewa ini.
Kulihat semua orang gembira.
Seakan tak ada beban dipundaknya.
Ku hanya terdiam membisu.
Dibalik kusamnya tembok tua.
Burung-burung tak bernyanyi.
Hanya gelapnya awan yang memayungi.
Di atas bayang-bayang diri sendiri.
Malam tlah tenggelam.
Pagi datang mencekam.
Kegelisahan hati tak kunjung hilang.
Kini ku masuk dalam dunia yang kejam.
Kesendirian terus menghantui.
Hingga penyesalan datang kembali.
Smua yang ku sayangi tlah pergi.
Kini tinggal aku seorang diri.
Hari demi hari ku lalui.
Tanpa ada tujuan yang pasti.
Sunyi.....
Sepi.....di hari istimewa ini.
Kulihat semua orang gembira.
Seakan tak ada beban dipundaknya.
Ku hanya terdiam membisu.
Dibalik kusamnya tembok tua.
Rabu, 16 Juli 2008
G A M B A R AN J I W A K U
Kubuat puisi ini entah untuk apa
Aku tak mengerti
Tapi memang begitulah kenyataannya
Aku ingin menulis
Menulis puisi ini
Merupakan gambaran dari jiwaku
Jiwa yang selalu......................
Ah, entahlah
Aku tak dapat mengatakannya
Kadang kala aku hanya berbicara
Tentang bahaya
Mengapa, mengapa hanya itu saja yang kuceritakan
Yah, karena hanya itulah yang saat ini kuraskan
Seakan-akan ia inginmendekatidan meranggutku
Untuk terbang jauh..........jauh
Yah, jauh sekali
Dan tak akan kembali lagi untuk selama-lamanya
Aku tak mengerti
Tapi memang begitulah kenyataannya
Aku ingin menulis
Menulis puisi ini
Merupakan gambaran dari jiwaku
Jiwa yang selalu......................
Ah, entahlah
Aku tak dapat mengatakannya
Kadang kala aku hanya berbicara
Tentang bahaya
Mengapa, mengapa hanya itu saja yang kuceritakan
Yah, karena hanya itulah yang saat ini kuraskan
Seakan-akan ia inginmendekatidan meranggutku
Untuk terbang jauh..........jauh
Yah, jauh sekali
Dan tak akan kembali lagi untuk selama-lamanya
Sabtu, 28 Juni 2008
KU CARI SEPI
Ku cari sepi
Kala hatiku bersedih
Usah kau menemani
Ku hanya ingin menyendiri
Ku cari sepi
Saat bayanganmu mengusik hati
Itu bukan lagi sebuah mimpi
Di kala ku sendiri
Ku cari sepi
Ingin ku lamunkan sebuah ilusi
Berpadu mesra dalam taman hati
Memberi warna kehidupan sejati.
Kala hatiku bersedih
Usah kau menemani
Ku hanya ingin menyendiri
Ku cari sepi
Saat bayanganmu mengusik hati
Itu bukan lagi sebuah mimpi
Di kala ku sendiri
Ku cari sepi
Ingin ku lamunkan sebuah ilusi
Berpadu mesra dalam taman hati
Memberi warna kehidupan sejati.
Selasa, 17 Juni 2008
Kehampaan dalam kehidupan
Suatu saat mulut tidak sanggup menyampaikan kebenaran, mata tidak sanggup menatap masa depan, hati tidak mampu mengucap TUHAN, pikiran tidak dapat bekerja, tangan tidak dapat menghasilkan karya. Ketika jiwa tidak bersatu denga raga. Apa yang kita lakukan?
Langganan:
Entri (Atom)

